Ada banyak obat yang dapat menyembuhkan suatu penyakit pada diri manusia. Berkat tambahan resep dari dokter yang merupakan racikan dari obat untuk mempercepat kesembuhan suatu penyakit. Ada berbagai macam jenis obat, salah satunya ialah Probiotik, seperti apa penjelasan lengkapnya ?
Berikut ini merupakan Fungsi, Dosis dan Efek Samping Probiotik :
Probiotik adalah bakteri dan jamur yang hidup di dalam sistem pencernaan tubuh manusia. Probiotik membantu makanan dapat masuk dan dicerna dengan baik oleh tubuh. Keberadaan bakteri probiotik, pada jumlah yang tepat, diduga membantu mengembalikan keseimbangan bakteri, menjaga kesehatan perut, dan mengatasi gangguan yang dialami oleh tubuh.
Probiotik dapat membantu mengatasi beberapa gangguan umum yang berhubungan dengan perut, seperti diare akibat infeksi virus/bakteri/parasit, radang saluran pencernaan, dan diare akibat reaksi antibiotik. Ada dua golongan probiotik dengan manfaat yang berbeda-beda pula, yaitu lactobacillus dan bifidobacterium. Diskusikan manfaat dan kelebihan dari masing-masing jenis dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi probiotik.
Perlu diketahui bahwa probiotik tingkat farmasi berbeda dengan yang ada di toko atau supermarket karena produk yang dipasarkan di supermarket umumnya tidak memiliki informasi mengenai tingkat efektivitas atau keamanannya. Probiotik digolongkan ke dalam jenis makanan dan bukan obat-obatan. Dengan demikian, probiotik tidak melalui serangkaian tes dan pengawasan selayaknya obat-obatan. Dengan kata lain, perlu dipelajari lebih lanjut dan dipastikan lagi apakah produk tersebut benar-benar mengandung jumlah dan jenis bakteri seperti yang tercantum pada kemasannya.
Tentang Probiotik
| Jenis obat | Suplemen |
| Golongan | Obat bebas |
| Manfaat |
|
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak |
| Bentuk | Cairan dan bubuk |
Peringatan:
- Wanita yang merencanakan kehamilan, sedang hamil, atau menyusui, anak-anak, lansia dapat mengonsumsi probiotik sesuai dengan anjuran dokter.
- Pasien yang berada dalam kondisi kritis.
- Penderita gangguan pada pankreas.
- Penderita gangguan sistem imunitas.
- Penderita diare akut.
- Pasien paska pembedahan.
- Pasien dengan kateter vena sentral.
- Pasien dengan kadar asam laktat yang tinggi, terutama pada bayi.
- Penderita sindrom usus pendek, terutama pada anak di bawah tiga tahun.
Dosis Probiotik
Dosis untuk probiotik yang beredar dapat berbeda-beda, baik untuk dewasa maupun anak-anak. Perhatikan dan ikuti petunjuk penggunaan pada tiap kemasan. Perhatikan juga keterangan mengenai jumlah dan jenis bakteri, komposisi, dan informasi mengenai efek samping yang tertera pada kemasan.
Mengonsumsi Probiotik dengan Benar
Probiotik dapat diberikan bersama atau tanpa makanan. Dapat diberikan dengan dicampur dengan air, makanan, atau susu agar dapat diserap lebih baik atau untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan. Cara mengonsumsi probiotik dapat berbeda-beda sehingga perlu diperhatikan juga instruksi terkait yang ada pada kemasan.
Kenali Efek Samping dan Bahaya Probiotik
Probiotik juga berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang umum terjadi, antara lain:
- Diare
- Gas di dalam perut
- Kembung
- Reaksi alergi
Segera temui dokter jika Anda merasakan gejala-gejala di atas ataupun gejala lain yang Anda curigai berhubungan dengan probiotik.
Itulah penjelasan singkat mengenai Fungsi, Dosis dan Efek Samping Probiotik. Sekian Terima kasih. Semoga Bermanfaat.